Senin, 27 April 2009

Tropical Forest..

Kalimantan tuh, terkenalnya hutan...kurang afdhol rasanya kalo belum pernah mengunjungi hutan...tapi yang jelas gw pilih hutan yang aman donk....
Dalam hutan disini Kalimantan (khususnya Kalimantan Timur, mungkin dikalimantan lainnya), walaupun hutan2 msh cukup dekat dengan kota, masih banyak hewan liar berkeliaran...apalagi utk kalimantan timur deket2 dengan balikpapan...beberapa hutan masih berkeliaran beruang madu dan monyet.....
Untuk urusan darmawiasata, aku lebih memilih untuk berdarmawisata hutan di yang aman...minimal yang ada polisi hutan binaan departemen kehutanan...
Ada sebuah tempat yang aku rekomendasikan untuk dikunjungi.


Ditempat ini, kita akan berasa benar2 ditengah hutan..tapi tetap dengan rasa nyaman dan aman sentosa
Ditempat ini selain bisa merasakan keadaan benar-benar ditengah hutan, udara segar yang tidak bisa kita dapatkan dikota, kita juga berkesempatan menguji adrenaline kita dengan berada di puncak pohon setinggi puluhan meter...

Nih beberapa foto dari hasil googling......




Dan ini beberapa gambar, saat aku mengunjungi tempat ini tahun lalu (numpang narsis)



Tempat ini namanya bukit bengkirai...
Bukit Bangkirai adalah kawasan wisata alam yang dikelola PT. Inhutani I Unit I Balikpapan dibawah departemen kehutanan republik indonesA, bukit-hutan ini masih masuk wilayah adminstrasi kabupaten terkaya di indonesia, Kutai Kartanegara, tepatnya kecamatan Samboja,
Tempat ini dapat ditempuh kira2 1,5 jam dari kota balikpapan...menempuh 38 Km di jalan soekarno hatta (jalan utama penghubung balikpapan-samarinda yang berjarak 115 KM), kemudian dari Kilo 38 kita masih harus masuk menepuh jarak 20 KM lagi menuju lokasi
Konon katanya, Bukit Bangkirai termasuk dataran rendah boso inggrise primary lowland : "Dipterocarp forest" yang stabil, dan konon juga kawasan ini menjadi tempat invasi burung dari wilayah Kawasan Hutan Taman Wisata Bukit Soeharto (sekitar 30 km, kata orang-orang sih ada ratusan jenis burung yang hidup dikawasan ini
Kata orang-orangan lagi..di bukit bangkirai ini juga hidup berbagai macam fauna seperti owa-owa (apanya uka-uka ya?), beruk, lutung merah (adiknya lutung kasarung kalle yee), monyet ekor panjang alias monyet yang ekornya panjang hihihi, babi hutan (babi yang hidup dihutan), bajing terbang (bajing yang pake baju superman dan bisa terbang) serta ada lagi rusa sambar (rusa yang suka menyambar) dan beruang madu (yang konon hanya ada di indonesia, china dan amerika latin)
Disini juga konon katanya ...konon mulu ya...katanya ada beberapa puluhan jenis anggrek hutan, dan tentunya yang terkenal adalah anggrek hitam khas kalimantan.
Btw kenapa dinamakan bukit bangkirai?...karena dihutan ini banyak terdapat pohon jenis bangkirai yang bisa hidup ratusan tahun...
Satu hal yang sangat menarik dari bukit bangkirai ini adalah Canopy Bridge alias jembatan gantung, canopy bridge atau jembatan tajuk yang digantung dengan lebar 0,5 M menghubungkan 5 pohon Bangkirai setinggi 30 meter...total panjang jembatan ini adalah 64 M. Diatas puncak pohon ini kita menguji adrenalin kita sekalian melihat pemandangan hutan tropis yang hijau...menurutku berada diatas puncak pohon dan melihat pemandangan hutan ini merupakan pengalaman tidak terlupakan.
-silahkan membayangkan berada diatas pohon setinggi 30 Meter...dan berjalan dari satu pohon ke pohon yang lain-
Yang membuatku berani menaiki canopy bridge saat itu adalah, sebelum menaiki jembatan yang berputar dibatang pohon bangkirai, aku memastikan dengan petugas setempat bahwa selama ini belum pernah ada kejadian pengunjung yang jatuh dan memastikan bahwa kanopy/jembatan ini benar2 dibuat oleh ahlinya (kebetulan yang membuat jembatan ini adalah ahli dari amerika, kita bisa membuktikan dengan melihat foto-foto saat pembangunan canopy ini yang berada disekitar lingkungan canopy bridge)...setelah memastikan itu, baru aku memberanikan diri menaiki pohon ini

Hari minggu lalu, untuk ke-dua kalinya, aku berkesempatan mau mengunjungi tempat ini...
Dalam rangka kunjungan teman-teman dari kantor pusat, yang bela2in datang kesini untuk mengunjungi tempat ini...mereka berangan-angan bisa menaiki dan menyebrang dijembatan antar pohon itu..termasuk seorang rekan kantor yang berasal dari luar negeri yang sedang dinas di indonesia...
Tapi sayang seribu sayang, tujuan mereka tidak kesampaian....
Canopy bridge ditutup untuk umum...dikarenakan tangga yang digunakan untuk naik keatas pohon sudah mulai rapuh, walaupun sebenarnya jembatan masih bisa dilewati..
Sayang banget ya...sorry guy’s
Apalagi 300 meter mendekati TKP, mobil’ku kecemplung lumpur dan tidak bisa melanjutkan perjalanan sampai lokasi parkir...


Dengan sedikit perjuangan, rekan-rekan dari kantor pusat tetap melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju canopy bridge (walaupun akhirnya tidak bisa menaikinya), sementara aku dan seorang teman menunggu bantuan dari pihak hutan bangkirai untuk menarik mobilku dari jebakan lumpur (dari pihak bukit bangkirai, sudah mengantisipasi rusaknya jalan, dengan menyiapkan petugas yang tiap beberapa jam sekali, melakukan "penyisiran" untuk melihat jika ada kendaraan pengunjung yang terjebak lumpur..dan kami beruntung siang itu :) )

Lagi-lagi...gara2 maintenance yang kurang, tempat seindah ini tidak bisa kita nikmati dengan maksimal....seperti juga pulau kumala.............gara-gara perawatan tangga yang kurang (yang akhirnya aus dimakan rayap) salah satu tempat terindah di nusantara ini rusak...sebenarnya dilingkungan bukit bengkirai ada juga beberapa fasilitas wisata hutan lainnya...seperti kolam renang (renang ditengah hutan), Cottage indah ditengah hutan (yang pada awal dibangun sangat ramai dikunjungi wisatawan yang ingin berwisata hutan dan outbond).....lagi..lagi..sayang...semua fasilitas yang ada didalamnya sudah tidak bisa kita nikmati...kolam renang yang sudah tidak terurus, cottage yang semakin lama semakin rapuh, toko-toko souvenir yang sudah tutup....semua sirna karena satu masalah Maintenance

Alhamdulillah ”tamu” kami puass...walaupun tidak bisa menaiki canopy bridge..pengalaman bersama mendorong mobil dari jebakan lumpur dan berjalan meyusuri hutan tropis bengkirai bagi mereka sudah cukup untuk melepaskan dahaga mereka lepas dari kesibukan sehari-hari di kota jakarta.... hehehe..jarang-jarang kan orang jakarta mendorong mobil kejebak lumpur dihutan


Apalagi sepulang dari bangkirai, kami kembali lagi ke balikpapan dan menikmati hangatnya sop ikan disebuah pantai indah, pantai kumala.....



Setiap ”Tamu” yang datang dibalikpapan selalu berorintasi wisata kuliner’nya adalah Kepiting...tapi sore itu kami berhasil membujuk mereka untuk mencoba hangatnya sup ikan dipantai kumala...tapi mungkin kurang afdhol rasanya kalau sudah sampai dibalikpapan belum mencicipi kepiting, dan akhirnya pada malam hari..Tetttepppp kita semua menjadi monster pemakan kepiting.


ini sedikit oleh-oleh dan pesan sponsor dari bangkirai


12 komentar:

yessy muchtar mengatakan...

Om Al!

Jalan jalan kehutan dan pake acara dorong mobil!?!? Edan...itumah trainingnya om Trainer aja kalah! hihihi....

Foto fotonya bagus bagus Om :)

Keren banget pantai Kumala itu, walaupun tetep...bagiku acara makan kepitingnya yang super seru...hehehe


Ditunggu postingan yang ada foto foto "seru" itu yaaaa ;)

THE AFDHAL mengatakan...

@ Mamanya Tangguh :
iya ya..betul juga
harusnya trainingnya si om nih untuk nilai-nilai "kebersamaan"

makanya sekali2 berkunjung ke balikpapan donk..mau kepiting berapa piring gw jabanin deh :)

wah kalo yang "seru" itu, gak bakal diposting deh...maklum banyak gambar sponsornya :)

Imelda mengatakan...

wow... but itu jembatan not for me deh... bisa mati kejang-ketakutan aku lewat situ.

doooohhh itu makanan.... selain kepiting apa yang enak dhal? Soalnya aku paling males makan kepiting. Buka cangkangnya itu repot pot pot.

Eh kamu sih ngga pake jeep 4WD jalan-jalan. Mobil bagus gitu masuk ke lumpur kan sayang hihihi

EM

THE AFDHAL mengatakan...

@ Mamanya riku :
hahaha..aku aja ngeri banget kalo lewat jembatan itu
hmm...ada sop ikan dan ikan bakar..yummy deh
4WD, usul yang bagus, ntar disampein ke bos :) maklum jatahnya cuma yang ini

nh18 mengatakan...

HHHmmmm ...

RMA dan RT kompak ni yeee ...

Ini tamu dari pusat sapa seh ... kok iseng bener ke Sub Rural begene ...

Salam saya

NH

THE AFDHAL mengatakan...

@ Om NH :
Kompak Duonkk...Borneo gituh loh
tamunya? hmm pake nanya pula..
kan salah tamu ini adlh "one of your angel's"
qiqiqi

nh18 mengatakan...

Ups ...
Ternyata tamu nya MD ya ...

hhmmm ... ok ... ok ...
nggak papa ... kamu harus kasih lihat itu keindahan alam Indonesia ...

Let's spread good news from our country ok Dal ???

THE AFDHAL mengatakan...

@ Om NH :
Yup...Sound's Great
It's pleasure to assist you today..
hihihi
she's very enjoying this jungle, n absolutely enjoying the "mud" moment

Alberto-the bro neo- mengatakan...

makanya ... kalo k bengkirai jangan "ngrasani" orang tua wakakakak

ikut ikutan terjeblos lumpur kan... (dg nada kasihan)

ritual "baptis"an di borneo kayaknya itu deh.. kejeblos di bengkirai he..he..

ajak tuh 9 SI & 9 SH sblm colong playu ketempat lain...
juga Mr G.. jangan lupa diajak jeblos ria juga... skalian coba ketangguhan x-trailnya

pakde mengatakan...

untuk urusan yang beginian koq pakde dilupakan seeeeeeeh...inikan guwe bangettttttt

Lala Purwono mengatakan...

Mau dipaksa sampai diiming2i berliang segedhe jempol juga nggak bakal mau naik jembatan sejauh 64M itu, Al! Jadi, please, jangan maksa ya... :)

Aku takut banget sama ketinggian, jadi ngebayangin naik jembatan itu aja udah pingin semaput, gimana kalau naik betulan? Huuaaa.. takut ga ada yang gendong kalo pingsan di hutan, ntar disangkain Beruang Madu kali...

Eh, btw, aku suka banget tulisanmu. Lucu!

wilbertsitu mengatakan...

asyik ya...wisata kulinernya...serem juga tuh jalan diatas pohon ketinggian 30 m, apalagi gw takut ketinggian. seru juga perjalanannya terendam lumpur.